HANKAM

Tandatangani Memori Kesepakatan dengan Kemenkes dan BPOM, Kemhan Siap Perkuat Kesehatan Nasional

Penandatanganan memori kesepakatan.
Penandatanganan memori kesepakatan antara Kemhan, Kemenkes dan BPOM di Kemhan, Selasa (22/7). (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menandatangani memori kesepakatan dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BPOM Taruna Ikrar di Gedung Kemhan, Jakarta, Selasa (22/7).

Berdasarkan kesepakatan itu, Kemhan dan Kemkes akan bekerja sama membangun 12 hingga 14 rumah sakit tipe C di sejumlah zona merah di Papua. Tujuannya guna memastikan pembangunan fasilitas kesehatan itu berjalan dengan aman.

Baca Juga: TNI AL Rumuskan Strategi Operasi dan Latihan di Perang Modern

"Kami memperkuat Kementrian Kesehatan membangun rumah sakit yang berada di daerah rawan. Sebagai contoh, di Papua Pengunungan. Nanti TNI akan membangun rumah sakit tersebut atas biaya dan juga atas skema pembangunan dari Menteri Kesehatan. Ini ditujukan agar supaya pelaksanaan pembangunan itu bisa aman dan tercapai sesuai dengan tujuannya," ujar Sjafrie.

Kemhan juga akan mengerahkan dokter maupun tenaga kesehatan untuk bertugas di rumah sakit tersebut, termasuk mereka yang pernah mengemban pendidikan di Universitas Pertahanan.

Selain itu, Sjafrie mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendorong produksi obat-obatan melalui Pusat Farmasi Pertahanan Negara, yang mengonsolidasikan laboratorium farmasi TNI AD, AL, dan AU.

Baca Juga: TNI AU-PTDI Teken Kerja Sama Penggunaan Awak Pesawat untuk Perkuat Industri Strategis Nasional

Adapun, pihaknya telah melakukan produksi secara terbatas dan diserahkan kepada Koperasi Merah Putih. Obat-obatan itu ditargetkan untuk dapat didistribusikan dengan harga murah kepada masyarakat.

“Produksi obat ini sudah berjalan dan kita akan hibahkan kepada Satgas Koperasi Merah Putih. Nanti menjelang 5 Oktober, kita akan produksi massal obat dan kirim ke desa-desa dengan harga 50% lebih murah dari pasaran,” jelasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.