HANKAM

Tambah Kekuatan Pertahanan, 500 Anggota Komcad Matra Udara Rampungkan Latihan Dasar Militer

Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalhadi
Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalhadi saat menutup Latsarmil Komcad Matra Udara. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Sebanyak 500 orang anggota Komponen Cadangan (Komcad) Matra Udara TA 2023 berhasil merampungkan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) yang mereka tempuh selama 3 bulan di Wing 800 Kopasgat Bandung.

Latsarmil secara resmi ditutup oleh Inspektur Upacara, Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melalui upacara militer yang digelar di Lapangan Jingga Mako Kopasgat, Lanud Sulaiman, Bandung, Senin (31/7).

Baca Juga: ECOWAS Ancam Akan Intervensi Militer Untuk Hentikan Kudeta di Nigeria

Pada kesempatan tersebut, Irup membacakan amanat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang berpesan kepada para anggota Komcad agar mereka mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan, baik secara teori maupun praktik di lingkungan kerja, masyarakat, serta negara dengan baik dan benar.

Anggota Komcad Matra Udara
Anggota Komcad Matra Udara yang telah menyelesaikan Latsarmil di Wing 800 Kopasgat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Sebagai unsur pendukung kekuatan Komponen Utama (Komut) yakni TNI, Komponen Cadangan harus selalu siaga jika dipanggil negara.

Baca Juga: Uni Eropa Sepakat Memperkuat Kerja Sama Maritim Dengan Filipina

Komponen Cadangan akan dikerahkan bila negara dalam kondisi darurat militer atau saat keadaan perang. Mereka hanya bisa dimobilisasi oleh Presiden dengan persetujuan DPR yang Komando Kendalinya berada di bawah Panglima TNI.

Melansir keterangan TNI AU dalam akun instagram @militer.udara, Rabu (2/8) dijelaskan, Komcad, termasuk didalamnya Komcad Matra Udara, merupakan salah satu sistem pertahanan negara yang dipersiapkan secara dini dalam pelaksanaan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.