Taklukkan Tebing Citatah, Siswa Komando A-49 Asah Ketangkasan dan Ketangguhan Mental

Jakarta, IDM – Siswa Komando Angkatan ke-49 berhasil menaklukkan Tebing Citatah untuk mengasah ketangkasan serta ketangguhan fisik dan mental mereka sebagai calon prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
Kegiatan panjat tebing setinggi 125 meter tersebut merupakan bagian dari materi Pra Latihan Taktis (Pralatis). Dalam latihan yang berlangsung pada 15 April 2026, para siswa menjalani materi mountaineering, rappelling, rock climbing, dan jumaring sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dasar tempur di medan khusus.
Baca Juga: Latihan Pemeliharaan PUO, Danyonbekang 2: Parasut adalah Nyawa bagi Prajurit Lintas Udara
Dikenal dengan karakteristik medan yang terjal serta menantang, Tebing Citatah menjadi sarana efektif untuk menguji keberanian, ketahanan, serta keterampilan teknis para siswa.

“Setiap siswa dituntut mampu mengatasi rasa takut terhadap ketinggian, menjaga fokus, serta menunjukkan disiplin tinggi dalam setiap tahapan kegiatan,” demikian tulis Penerangan Wingdik 800/Pasgat melalui unggahan Instagram @wingdik800pasgat, Senin (20/4).
Komandan Wing Pendidikan (Danwingdik) 800/Pasgat Kolonel Pas Yosafat Soelya menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian penting dalam pembentukan jati diri seorang prajurit Komando.
Baca Juga: TNI AL Geser Pesawat P-8301 ke Ambon, Perketat Pengawasan Perairan Timur
“Setiap tahapan latihan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin, dan mengutamakan faktor keamanan. Jadikan setiap tantangan sebagai sarana untuk mengasah mental, keberanian, serta meningkatkan profesionalisme sebagai prajurit Komando,” tegas Yosafat.
Ia kemudian mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat juang selama mengikuti pendidikan. “Kebersamaan dan jiwa korsa adalah kekuatan utama. Tunjukkan bahwa kalian adalah calon prajurit Komando yang tangguh, militan, dan siap menghadapi setiap tugas yang diberikan bangsa dan negara,” pungkas Komandan Wingdik 800/Pasgat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































