Tak Hanya Rudal KHAN, TNI AD Juga Tempatkan Tank Harimau di Kalimantan

Jakarta, IDM – Tak hanya Rudal KHAN, TNI Angkatan Darat juga menempatkan Tank terbaru Harimau produk kerja sama Indonesia-Turki di Kalimantan.
Dalam pameran alutsista beberapa waktu lalu di Monas, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyebut Rudal KHAN sudah deploy di Batalion Artilleri Medan (Armed) 18 yang ada di Kalimantan Timur.
Ia menjelaskan bahwa rudal KHAN saat ini pengirimannya baru batch pertama. Jadi belum diserah terimakan kepada TNI AD dan nanti rencana awal tahun 2026, saat pengiriman batch yang kedua, akan ada penyerahan kepada TNI AD.
Baca Juga: 306 Komcad Transmigran Ikuti Pendidikan Militer selama Dua Bulan
Indonesia menjadi yang pertama di Asia Tenggara yang menggunakan sistem rudal balistik jarak pendek. Pada tanggal 1 Agustus 2025, rudal balistik KHAN ITBM-600 yang dibeli dari Turki sejak tahun 2022.

Sementara itu, Tank Harimau sudah diterima Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana (SL) yang beralamat di Kabupaten Kutai Negara, Kalimantan Timur sejak bulan Maret tahun 2024.
Tank hasil Kerjasama PT. Pindad Indonesia dan FNSS Turki ini diserahkan total 9 unit. Tank ini bahkan sudah menggelar latihan Menembak Senjata Berat di Daerah Latihan Tempur (Rahlatpur) Kodam VI/Mulawarman yang terletak di Amborawang.
Baca Juga: Indonesia-Malaysia Resmi Tutup Patkor Malindo ke-32, Bakamla Tekankan Hal Ini
Tank Harimau sendiri memiliki bobot 30 ton dengan power to weight ratio 24 tenaga kuda per ton. Untuk krunya diawaki tiga orang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi.

Tank Harimau juga dilengkapi dengan two-man turret kaliber 105 mm, serta senapan mesin kaliber 7,62 mm dengan menggunakan teknologi terbaru antar lain sistem kewaspadaan mandiri, sistem alarm ketika ditarget musuh, sistem pemburu musuh, sistem manajemen pertempuran, dan sistem proteksi hingga level 5, untuk proteksi balistik tingkat tertinggi.
Tank Harimau didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti hutan , karena bobot yang lebih ringan dari Main Battle Tank. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































