HANKAM

Tak Hanya Fregat Merah Putih, PT PAL Ingin Kembangkan Kapal Nirawak Gandeng Lloyd’s Register

PT PAL Indonesia
Dirut PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menerima kunjungan President, Naval & Government Business LR David Lloyd. (Foto: Dok. PT PAL)

Jakarta, IDM – PT PAL Indonesia menyatakan keinginan mereka untuk bekerja sama dalam pembangunan kapal otonom atau nirawak dengan Lloyd’s Register (LR), lembaga klasifikasi maritim asal Inggris.

Rencana itu disampaikan PT PAL setelah menerima kunjungan Vice President, Naval & Government Business LR David Lloyd di PT PAL, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (27/8) lalu.

PT PAL melalui siaran pers menyebutkan bahwa kerja sama dengan Llyod’s Register akan diarahkan untuk mendukung pengembangan autonomous ships, automation, inovasi, dan adopsi artificial intelligence (AI).

Baca Juga: Cope West 2026, TNI AU-Angkatan Udara AS Perkuat Kemampuan Angkut Taktis dengan C-130

“Dalam pengembangan autonomous vessel, aspek keselamatan dan sertifikasi menjadi bagian integral yang mencakup system decomposition, technology readiness, risk assessment, software conformity assessment, hingga verifikasi dan pengujian,” tulis siaran pers PT PAL, dikutip Selasa (1/9).

Sejauh ini, PT PAL dan Lloyd’s Register telah bekerja sama membangun Fregat Merah Putih (FMP) dan Landing Dock.

“Kami merasa terhormat dan bangga bisa bekerja sama dengan PT PAL. Kami sangat ingin melanjutkan kolaborasi pada masa depan lewat proyek apa pun,” kata David Lloyd.

Baca Juga: Tim VCP Yon Parako 466 Pasgat Dukung Pemantauan dan Pemetaan Titik Api Satgas Karhutla TNI

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod menekankan bahwa kemitraan dengan perusahaan dan institusi global harus memberikan nilai tambah bagi perkembangan industri maritim Indonesia.

“Transfer of technology (ToT) tidak hanya kepada PT PAL, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi ekosistem nasional. Kami berharap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dengan mitra global dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi penguatan industri maritim Indonesia,” ujar Djenod.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.