HANKAM

Tak Cuma Patroli, Ini Cara Marinir Jaga Keamanan di Perbatasan Kepri

Prajurit Satgasmar Pam Puter XXIX
Prajurit Satgasmar Pam Puter XXIX menyisir hutan Pulau Berhala, Kepri. Patroli ini untuk menjaga kedaulatan NKRI di pulau terluar. (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Korps Marinir memperketat penjagaan di wilayah Pulau Berhala, Kepulauan Riau, Kamis (19/3). Personel dari Resimen Bantuan Tempur (Menbanpur) 1 ini menyisir area pesisir untuk memantau aktivitas di salah satu titik terluar Indonesia tersebut.

Para prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Satgasmar Pam Puter) XXIX ini memfokuskan pengawasan pada pergerakan di wilayah pantai.

Baca Juga: 28 Pati TNI AD Naik Pangkat, 17 Bertugas di Luar Struktur Organisasi

"Prajurit Menbanpur 1 melaksanakan pengawasan terhadap aktivitas di sekitar wilayah pesisir, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif," ujar Komandan Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir, Kolonel (Mar) Yuyun Susanto, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (20/3).

Selain memantau keamanan fisik, personel Marinir juga mendekat ke pemukiman untuk berdialog dengan warga setempat. Komunikasi sosial menjadi cara Marinir menyerap informasi langsung dari masyarakat mengenai kondisi di lapangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan bersama di wilayah perbatasan.

Interaksi langsung dengan penduduk ini sekaligus menjadi upaya deteksi dini terhadap potensi ancaman yang bisa mengganggu stabilitas di pulau strategis tersebut. Dengan hadirnya prajurit di tengah masyarakat, diharapkan setiap riak gangguan keamanan bisa segera tertangani.

Baca Juga: Lanud SMH Bersinergi dengan Petugas Bandara Jaga Keamanan Mudik Lebaran 2026 di SMB II Palembang

Yuyun menyebut patroli ini merupakan bagian dari tugas rutin menjaga kedaulatan wilayah NKRI. Ia pun menginstruksikan anak buahnya di lapangan untuk tetap waspada selama bertugas.

"Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, tingkatkan kewaspadaan serta jalin komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat," kata Yuyun. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.