Syarat Lengkap Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026: Wajib Punya Sosmed Aktif 6 Bulan!

Jakarta, IDM – TNI AL membuka rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang III 2026. Lulusan SMA, MA, hingga SMK dari semua jurusan bisa mendaftar untuk menjadi bagian dari prajurit matra laut.
Pendaftaran via daring bergulir hingga 20 Agustus 2026 mendatang melalui situs resmi al.rekrutmen-tni.mil.id. Calon peserta harus mengisi data diri sebelum mendatangi lokasi pendaftaran daerah untuk verifikasi berkas fisik.
Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) menekankan jadwal resmi pendaftaran ini dalam pengumuman tertulisnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Silaturahmi Biasa! Ini Alasan Panglima Tentera Darat Malaysia Kunjungi Mabesad
"Pendaftaran online 7 April 2026 sampai 20 Agustus 2026," tulis pengumuman resmi TNI AL melalui akun Instagram @tni_angkatan_laut, dikutip Selasa (21/7).
TNI AL menetapkan batas usia pendaftar minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 25 tahun saat pembukaan pendidikan pada 30 Oktober 2026. Pendaftar juga wajib berusia minimal 18 tahun saat pelantikan prajurit.
Kriteria fisik mengharuskan calon prajurit pria memiliki tinggi badan minimal 158 cm dengan berat badan seimbang. Peserta harus sehat jasmani-rohani, bebas dari catatan kriminal Polres, serta tidak memiliki tato maupun tindik di telinga.
TNI AL juga menyelipkan syarat khusus bagi para calon pelamar. Pendaftar wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan aktif dan mengantongi akun media sosial pribadi yang aktif minimal 6 bulan terakhir.
Selain itu, pendaftar harus berstatus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan pertama. Pendaftar yang sudah bekerja wajib melampirkan surat izin resmi dari pimpinan instansi tempatnya bekerja.
Baca Juga: Perempuan Pertama yang Pimpin ONI Australia Temui Wamenhan RI, Bahas Penguatan Intelijen
Saat mendaftar ulang di daerah, peserta wajib membawa dokumen asli beserta fotokopi rangkap satu. Dokumen tersebut meliputi akta kelahiran, KTP peserta dan orang tua, Kartu Keluarga, BPJS, serta ijazah SD hingga SMA.
Peserta juga harus menyerahkan pas foto hitam putih terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak dua lembar dan ukuran 3x4 cm satu lembar. Seluruh berkas ini masuk ke dalam dua buah stopmap warna merah.
Panitia membuka layanan aduan dan informasi resmi rekrutmen melalui Satlitpers Pusintelal di nomor WhatsApp +62 852-8570-6411.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































