Survival Sangga Langit 2023, Cara Lanud Ats Bekali Kemampuan Awak Pesawat untuk Bertahan Hidup

Jakarta, IDM - Lanud Atang Sendjaja (Ats) Bogor menggelar kegiatan Latihan Survival Dasar Sangga Langit Tahun Anggaran 2023 untuk mengasah dan memberikan pembekalan kepada setiap awak pesawat dalam menghadapi tantangan dan resiko tugas yang tinggi di lapangan.
Latihan ini secara resmi dibuka oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Suliono dalam sebuah upacara yang digelar di Main Apron Lanud Atang Sendjaja (Ats), Senin (6/2) dan ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan.
“Untuk itu, latihan survival dasar ini mutlak diperlukan bagi setiap awak pesawat sebagai bekal dalam melaksanakan operasi penerbangan yang penuh dengan tantangan dan beresiko tinggi. Resiko tersebut tidak pernah kita harapkan, namun harus kita antisipasi dengan berlatih secara sungguh-sungguh,” ungkap Danlanud Ats.
Suliono pun berpesan agar setiap personel yang terlibat dalam latihan ini dapat selalu memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan agar latihan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.
Memasuki pelaksanaan latihan hari kedua, para peserta mendapat materi latihan Kompas Siang. Latihan yang digelar di wilayah Cibalimbing, Sukabumi, Selasa (7/2) ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para peserta dalam memahami cara penggunaan kompas dan memetakan posisi mereka saat berada di alam bebas.
Baca: Kunjungi Pindad, Danjen Kopassus Jajal Maung dan Coba Senjata
“Kegiatan kompas siang dilaksanakan dengan berjalan kaki dari titik lokasi di desa Ciracap sampai finish berada di Lapangan Neglasari dengan jarak kurang lebih 8 kilometer,” demikian dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Ats dalam laman TNI AU, Rabu (8/2).
Selain materi Kompas Siang, para peserta juga akan mendapat beragam materi latihan lainnya selama tiga hari ke depan yang dapat mengasah kemampuan para peserta dalam menghadapi situasi sulit ataupun kondisi alam tertentu. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































