HANKAM

Super Puma TNI AU Uji Kemampuan Pendaratan di Geladak KRI Jelang Peresmian Kapal Induk Garibaldi

Helikopter Super Puma TNI AU
Helikopter Super Puma TNI AU menguji kemampuan lepas landas dan pendaratan di atas Landing Platform Deck (LPD) KRI Makassar. (Foto: Dok. Instagram @grup_2_helikopter)

Jakarta, IDM – Helikopter TNI Angkatan Udara (TNI AU) menguji kemampuan lepas landas dan pendaratan (take off-landing) di atas Landing Platform Deck (LPD) KRI Makassar, Dermaga Batoe Poron, Surabaya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari latihan Ship Board Operation (SBO) yang diikuti oleh dua matra lainnya, yakni TNI Angkatan Darat (TNI AD) serta TNI Angkatan Laut (TNI AL). Pelatihan berlangsung selama tiga hari di Puspenerbal, Surabaya, pada 24-26 Agustus 2026.

Baca Juga: TNI AL Bongkar Modus Pengiriman Sembako Ilegal di Natuna

Latihan SBO digelar sebagai bagian dari persiapan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, termasuk mendukung kesiapan pelaksanaan Naval Parade dan agenda peresmian Kapal Induk Garibaldi.

“Latihan SBO menjadi sarana penting untuk meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kemampuan interoperabilitas personel dan penerbang dalam melaksanakan operasi gabungan,” ungkap Komandan Grup 2 Heli Marsma TNI R. Endri Kargono.

Helikopter Super Puma TNI AU
Helikopter Super Puma TNI menjalani latihan lepas landas dan pendaratan di siluet Kapal Induk Garibaldi. (Foto: Dok. Instagram @grup_2_helikopter)

Bagi para penerbang, kemampuan Ship Board Operation yang dibuktikan melalui Fly Deck Certificate menjadi salah satu kualifikasi penting dalam menghadapi tuntutan operasi di masa mendatang. Kemampuan tersebut perlu terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan yang terukur, disiplin, serta mengutamakan keselamatan penerbangan.

Baca Juga: TNI AD Pangkas Pemborosan Fasilitas Perwakilan

Dalam pelaksanaannya, TNI AU mengerahkan helikopter Super Puma H-3218 dari Skadron Udara 6 dengan tiga personel, yakni Letkol Pnb Sofan Hasani, Kapten Pnb Ibnu dan Lettu Pnb Alfa.

Berdasarkan unggahan Penerangan Grup 2 Heli melalui akun Instagram @grup_2_helikopter, Kamis (27/8), rangkaian latihan diawali dengan ground school di Skadron Udara 400. Latihan kemudian dilanjutkan dengan take off dan landing pada helideck simulator serta siluet Kapal Induk Garibaldi.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.