Sumber Daya Manusia Jadi Aset Penting TNI AU

Jakarta, IDM - Aspers KSAU, Marsekal Muda (Marsda) TNI Elianto Susetio pada rapat Evaluasi pembinaan bidang Personalia di Mabesau, Rabu (22/12) menegaskan, keberadaan sumber daya manusia (sdm) unggul merupakan aset penting bagi TNI AU. Oleh karena itu, penyediaannya perlu disiapkan dengan baik oleh Angkatan Udara.

Rapat Evaluasi yang mengambil tema “Pembinaan Personel di Tengah Transformasi Kekuatan Udara Pada Era Modern” ini dilaksanakan secara FCD ( Focus Group Discussion ) dengan materi Penyediaan Perwira Penerbang, Penyediaan Prajurit, dan Penerapan TOA/TOD. Dalam rapat ini, diharapkan bisa menemukan cara untuk mengatasi hambatan dan kesulitan dalam mewujudkan penyediaan SDM yang unggul.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Madya TNI A. Gustaf Brugman, yang menjadi salah satu pemateri menjelaskan materi terkait Bidang Personalia.

Gustaf menekankan pada Program Bidang Sumber Daya Manusia, kunci keberhasilan tugas ke depan, termasuk mewujudkan TNI AU yang disegani di kawasan adalah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Dalam penyediaan personel TNI AU, perlu memperhatikan kualitas sdm nya," ucap Gustaf.

Rapat Evaluasi Pembinaan Bidang Personalia ini juga menghadirkan pemateri Aba Subagja dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































