STTAL Gelar Seminar Internasional 'Optimalisasi Keamanan Maritim melalui Kemitraan Global

Surabaya, IDM - Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) melaksanakan seminar internasional dengan tema 'Optimalization of Maritime Security Through Global Partnership', Surabaya, Rabu (29/8).
Dikutip dari laman resmi STTAL, Kamis (29/9), seminar yang digelar secara online dan offline ini kurang lebih diikuti 396 peserta, terdiri dari para pejabat Kotama TNI AL, akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, dosen, dan mahasiswa STTAL.
Seminar dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pertama menghadirkan pembicara tamu dari Institute for Security Governance USA, Faculty of Law, Head, Ocean Law & Policy Programme, CIL, National University of Singapore, dan Vice Deputy Head of the Indonesian National Armed Forces Legal Development Agency.
Lalu, sesi kedua paparan makalah dari para peserta seminar yang dibagi dalam tiga bidang, operation research, logistic management serta policy and strategy. Hasil seminar internasional berupa prosiding kumpulan dari sejumlah jurnal berbasis riset yang ditulis peserta seminar akan dilaporkan secara resmi dan terinci.
Sebelumnya, seminar pascasarjana internasional ini dibuka oleh Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Mukhlis, dengan menghadirkan keynote speaker, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































