HANKAM

Stripping Pesawat KT-1B, Depohar 10 dan KAI Perkuat Kolaborasi Teknis Pemeliharaan

Sathar 11
Proses stripping pesawat KT-1B Woong Bee yang dilakukan di Sathar 11, Depohar 10, Lanud Husein Sastranegara, Bandung. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Depo Pemeliharaan (Depohar) 10 dan Korea Aerospace Industri (KAI) memperkuat kolaborasi teknis pemeliharaan pesawat melalui pelaksanaan stripping pesawat latih KT-1B Woong Bee milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Hal tersebut terungkap saat Depohar 10 menerima kunjungan delegasi KAI di Satuan Pemeliharaan 11 (Sathar 11), Lanud Husein Sastranegara, Bandung pada beberapa waktu lalu.

Baca Juga: TNI AL dan Prancis Kerja Sama Pelatihan Penerbang untuk Intai Maritim hingga Peperangan Anti-kapal Selam

“Kehadiran tim KAI turut mendukung proses pemeliharaan. Kolaborasi teknis antara TNI AU dan pihak pabrikan sangat penting untuk menjamin pelaksanaan perawatan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ungkap Komandan Depohar 10 Kolonel Tek Ruhimat.

Sathar 11
(Foto: Dok. Dispenau)

Pelaksanaan stripping merupakan bagian dari kerja sama strategis yang telah terjalin di antara TNI AU dan KAI sejak pengadaan pesawat KT-1B. Proses stripping dilakukan sebagai inspeksi menyeluruh terhadap struktur dan sistem pesawat untuk memastikan kelayakan serta keselamatan operasional pesawat latih yang digunakan dalam pendidikan calon penerbang TNI AU.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis (26/6) menjelaskan, proses stripping ditargetkan rampung dalam beberapa minggu ke depan, dengan fokus pada akurasi, keselamatan, dan efektivitas perawatan. Hasilnya diharapkan dapat memperpanjang usia pakai serta meningkatkan performa pesawat KT-1B dalam mendukung tugas-tugas TNI AU.

Baca Juga: TNI AL dan Angkatan Laut Inggris Tingkatkan Kerja Sama Diklat dan Industri Pertahanan

Selain mendukung kegiatan pemeliharaan, kunjungan delegasi KAI ke Depohar 10 juga menjadi sarana berbagi pengetahuan teknis, yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan teknis serta memperkuat hubungan kerja sama di bidang kedirgantaraan.

“Kemampuan teknisi TNI AU dalam menangani pesawat buatan luar negeri pun terus berkembang, seiring meningkatnya kesiapan Depohar 10 dalam menyediakan dukungan pemeliharaan berstandar internasional,” tulis Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.