Strategi Lintas Matra, Koarmada RI Bahas Penguatan Pertahanan Pantai hingga Puskodal

Jakarta, IDM – Komando Armada (Koarmada) RI menggelar paparan strategis di Jakarta, Selasa (14/10) untuk membahas penguatan interoperabilitas lintas matra dan pengembangan kemampuan pertahanan maritim.
Paparan yang dipimpin oleh Panglima Koarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata ini, salah satunya menyoroti rencana pembentukan liason officer yang berperan sebagai penghubung lintas matra antara unsur TNI AL, AD, dan AU, untuk memastikan koordinasi operasi gabungan berjalan efektif.
Baca Juga: 286 Perwira TNI AD Dimutasi, Ini Rincian Nama-namanya
"Pembentukan liason officer tersebut diharapkan meningkatkan sinergi antar-angkatan sekaligus memperkuat kesiapan operasional Koarmada RI," ungkap Koarmada RI dalam keterangannya, dikutip Kamis (16/10).
Dalam kesempatan tersebut, Koarmada RI juga membahas konsep penguatan pertahanan pantai (coastal defence) melalui pengembangan sistem sensor, komando, dan kendali yang terintegrasi.
Selain itu, peningkatan efektivitas Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) terpadu menjadi fokus utama. Dengan Puskodal yang lebih efisien, Koarmada RI dapat mempercepat proses komando, koordinasi, dan pengendalian operasi di seluruh wilayah maritim strategis Indonesia.
Baca Juga: 407 Putra Papua Bersaing di Sidang Pantukhir, Setahap Lagi jadi Prajurit TNI AD
Melalui paparan ini, Koarmada RI menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan tuntutan pertahanan modern.
"Koarmada RI memaksimalkan interoperabilitas lintas matra, dan memperkuat sistem pendukung serta komando kendali dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia," tutupnya. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































