Sri Lanka Studi Banding di Indonesia Belajar Strategi Pertahanan

Jakarta, IDM – Delegasi Defence Services Command and Staff College (DSCSC) Sri Lanka mengunjungi Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat. Kunjungan ini dalam rangka Studi Banding dan Pertukaran Wawasan Strategis Mengenai Pertahanan, Keamanan, serta Perkembangan Geopolitik Kontemporer.
Dilansir dari keterangan Penseskoad, Kamis (20/8), menerima kunjungan tersebut sebagai keynote speaker, Mayor Cpm Arga H memaparkan perspektif Indonesia mengenai relevansi politik luar negeri bebas dan aktif dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.
Baca Juga: TNI AD Gandeng US Army Renovasi Sekolah di Sumatra Selatan
"Paparan membahas bagaimana Indonesia mempertahankan independensi dalam menentukan kebijakan luar negeri sekaligus tetap aktif berkontribusi dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan kawasan," tulis keterangan Penseskoad.
Lebih lanjut, pembahasan juga menyoroti perubahan konstelasi kekuatan global, meningkatnya persaingan strategis antarnegara, serta tantangan bagi negara-negara di kawasan Indo-Pasifik dalam menjaga kepentingan nasional di tengah perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dikaitkan dengan perspektif pertahanan dan kepentingan nasional. Hal tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana Indonesia memandang hubungan antara kebijakan luar negeri, strategi pertahanan, dan upaya membangun stabilitas kawasan.
Baca Juga: Kertajati Disiapkan jadi Markas Penyimpanan-Perawatan Pesawat Transport dan Tempur TNI AU
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan military-to-military cooperation antara Indonesia dan Sri Lanka, khususnya melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang pendidikan serta pengembangan profesional militer," jelas Penseskoad.
"Kunjungan delegasi DSCSC Sri Lanka sekaligus menjadi momentum bagi Seskoad untuk memperluas forum dialog strategis dengan lembaga pendidikan militer internasional. Melalui pertukaran gagasan tersebut, diharapkan terbangun pemahaman dan kepercayaan yang semakin kuat antara kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di tingkat regional maupun global," tutup Penseskoad.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































