HANKAM

Spekulasi Pengganti Panglima TNI, KSAD Maruli Minta Publik Tunggu Prosedur Legal

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak buka suara terkait isu dirinya yang digadang-gadang menjadi calon Panglima TNI. Ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai isu tersebut.

Kepada wartawan di Mabesad, Jakarta, Jumat (9/10), Maruli menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi secara struktural maupun kejelasan legalitas terkait pencalonan tersebut. Oleh karena itu, ia meminta publik untuk menunggu prosedur resmi dari pemerintah dan DPR.

Baca Juga: Benarkah Penambahan Kodam dan Yon TP Perluas Hegemoni TNI AD? Ini Kata KSAD

"Iya banyak beritanya. Saya enggak tahu, legalnya belum ada yang bicara dengan saya secara struktur, ya. Tapi isu kanan-kiri sudah banyak," kata Maruli.

Lebih lanjut, Maruli mengaku mencermati perkembangan informasi di publik, termasuk pernyataan dari pimpinan DPR yang menyebutkan Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Panglima TNI belum diterima.

"Saya menyerahkan dinamika isu tersebut sebagai bahan diskusi atau wacana publik yang wajar," kata Maruli.

Baca Juga: KSAD Geram Perumahan TNI jadi Markas Judol: Sangat Memalukan, Dihukum Tegas!

Untuk diketahui, isu pergantian Panglima TNI mencuat pascapergantian Kapolri. Spekulasi pergantian ini semakin kencang setelah Presiden Prabowo mengumpulkan 800 perwira tinggi TNI-Polri serta purnawirawan di Istana Kepresidenan. Namun, pihak pemerintah meluruskan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda taklimat atau pengarahan strategis, bukan pembahasan pergantian Panglima.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menegaskan pemerintah hingga saat ini belum mengirim Surpres terkait pergantian Panglima TNI ke DPR.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.