Sosok Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, Sang Komandan Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Jakarta, IDM - Di tengah kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 di Istana Negara, 17 Agustus 2022 kemarin nama Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos seperti terlupakan, padahal perannya sangat vital di lapangan upacara, dia adalah Komandan Upacara dalam perayaaan yang langsung dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut.
Di hadapan Presiden, Wakil Presiden, para Menteri dan juga tamu undangan dari berbagai negara, Andike tampil memukau, suaranya lantang menggema membuat decak kagum siapapun yang mendengarkannya. Andike seakan menunjukkan kedigdayaan Indonesia di hadapan dunia.
Sebenarnya siapakah Andike Sry Mutia?
Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia lahir di Bukittinggi, 12 September 1976. Kolonel Andike, begitu ia akrab disapa merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 1998. Ia menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut Kodikopsla Kodikla TNI Angkatan Laut
Sebelum menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Pelaut, Kolonel Andike juga pernah menjabat sebagai Komandan Lanal Kendari di bawah Lantamal IV Makasar. Ia menggantikan posisi Komandan Pusat Pendidikan Pelaut sebelumnya, yaitu Kolonel Laut (P) Teguh Wibowo, M.Tr Hanla pada tahun 2021.
Kolonel Andike juga pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Markas Komando Armada II Surabaya pada tahun 2020 lalu.
Kolonel Andike juga pernah menjalankan beberapa kegiatan sosial selama masa jabatannya di TNI AL, antara lain kegiatan pembagian WiFi gratis yang dilaksanakan bersama Komando Armada II kepada para anak anak yang bersekolah di Komplek Rumah Dinas TNI AL Kendari Caddi.
Tak hanya itu, Kolonel Andike juga pernah terlibat dalam kegiatan rapid test masal yang dilakukan oleh Lanal Kendari guna tracing penyebaran virus Covid-19 dan mencegah penyebaran virus lebih luas yang dilaksanakan pada 4 Juni 2020 lalu di Pelabuhan Wawonii, Kendari.
Ia pun pernah ditunjuk sebagai tim seleksi calon bintara dan tamtama TNI AL Panda Lanal Kendari pada seleksi TNI AL tahun 2020 lalu.
Berikutnya performa dan dedikasi Kolonel Andike juga bukan isapan jempol belaka. Dirinya bersama tim unit intel Mako Lanal Kendari pernah mengungkap adanya ancaman dari kelompok separatis di Kendari yang mengancam adanya pengeboman Lanal Kendari pada Jumat, (21/08/2022) lalu.
Kolonel Andike yang memimpin operasi tersebut menyusuri berbagai daerah di Kendari bekerja sama dengan Gegana Brimob Polda Sultra dan menemukan beberapa benda mencurigakan. Setelah melalui koordinasi, mediasi, bahkan baku tembak, Kolonel Andike beserta tim berhasil melumpuhkan kelompok separatisme di Kendari tersebut.
Kolonel Andike juga pernah memenangkan lomba menembak eksekutif yang diselenggarakan oleh Kodiklatal TNI AL dalam memperingati Hari Pendidikan AL ke 76 pada 17 Mei 2022 lalu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































