Sosialisasi Binpotmar, Prajurit Kolinlamil Diajak Terlibat Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut

Jakarta, IDM - Bimbingan potensi maritim (binpotmar) sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas TNI AL, khususnya dalam hal pemberdayaan wilayah pertahanan laut (dawilhanla).
Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, menyampaikan upaya Potmar TNI AL dilakukan secara perorangan maupun satuan, melalui Pembinaan Pertahanan Wilayah (Bintahwil), Komunikasi Sosial (Komsos), Bhakti TNI AL, dan Perbatasan.
"Selain itu, menyiapkan seluruh potensi maritim nasional untuk diarahkan menjadi kekuatan pertahanan dalam rangka mewujudkan ruang, alat, dan kondisi (RAK) juang yang tangguh," ujarnya dalam kegiatan sosialisasi Binpotmar, di Mako Kolinlamil, Jakarta, Selasa (28/6).
Budiantara berharap, melalui kegiatan sosialisasi yang bertemakan "Kita Tingkatkan Kemampuan Prajurit Kolinlamil Guna Mendukung Tugas TNI AL", para prajurit Kolinlamil dapat mengetahui kebijakan terkait program dawilhanla sehingga hal-hal tersebut dapat menambah keyakinan dan bekal yang memadai dalam pelaksanaan tugas.
Di kesempatan yang sama, Pangkolinlamil Laksamana Muda TNI Erwin S. Aldedharma mengatakan, sosialisasi binpotmar memiliki arti penting sebagai upaya memberikan pemahaman dan mensinergikan program kerja, dalam rangka menguatkan pertahanan maritim untuk mendukung tugas TNI AL.
"Sesuai penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, agar satuan-satuan TNI AL menggalakkan kegiatan bersama masyarakat yang bernuansa maritim, di antaranya bersih-bersih pantai, penanaman mangrove, dan olah raga perairan," kata Erwin.
Sebelumnya, kegiatan sosialisasi binpotmar oleh Staf Potensi Maritim Kolinlamil dilaksanakan di hadapan seluruh prajurit Satlinlamil 2 di Surabaya, Jawa Timur, dan prajurit Satlinlamil 3 di Makassar, Sulawesi Selatan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































