HANKAM

Soroti Keselamatan Kapal Selam, TNI AL dan US Navy Pertajam Kerja Sama

Yannick Munyakayanza dan Asrul Arasad
Perwakilan US Navy Mayor Yannick Munyakayanza (kiri) dan Kadirops Koopskasel Letkol Laut (P) Asrul Arasad (kanan) bertukar plakat saat pembukaan agenda Submarine Staff Talks di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/9). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Satuan Kapal Selam Koarmada II menggelar pertemuan khusus bersama Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/9). Forum bertajuk Submarine Staff Talks yang berlangsung hingga Jumat (18/9) ini berfokus membahas taktik operasi dan prosedur keselamatan kapal selam di kawasan.

Delegasi US Navy diwakili jajaran Komando Gugus Tugas Kapal Selam Armada ke-7 AS, yakni Mayor Yannick Munyakayanza dan Kapten William Midgett. Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Elly, turut mendampingi rombongan tersebut.

Baca Juga: TNI AD Bangun Sarana Pirolisis, Olah Sampah Menggunung di TPA Galuga

Sementara itu, TNI AL menghadirkan Kepala Dinas Operasi Komando Operasi Kapal Selam Letkol Laut (P) Asrul Arasad. Komandan KRI Alugoro-405 Letkol Laut (P) Ardi Pradana bersama seluruh komandan KRI di lingkungan Satuan Kapal Selam Koarmada II juga hadir memimpin pembahasan teknis.

Dispen Koarmada II menyampaikan, forum militer ini bertujuan meningkatkan kemampuan kerja sama antararmada (interoperabilitas). TNI AL dan US Navy menyamakan standar penyelamatan untuk mencegah bahaya saat kapal selam beroperasi di bawah laut.

"Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama dan meningkatkan interoperabilitas," bunyi keterangan resmi Dispen Koarmada II, Rabu (16/9).

"Serta membangun pemahaman bersama dalam bidang operasi dan keselamatan kapal selam," lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Menhan Sjafrie Hadiri “The 13th Beijing Xiangshan Forum” di Cina

Melalui agenda rutin ini, kedua pihak saling berbagi pengalaman teknis terkait penanganan kondisi darurat serta prosedur penyelamatan kapal selam.

Langkah ini menjadi bagian dari diplomasi maritim TNI AL bersama US Navy untuk memastikan kesiapsiagaan penuh para awak kapal selam dalam menjaga keamanan perairan nasional.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.