HANKAM

Sopir Logistik Dibunuh OPM di Jalur Wamena Papua Pegunungan, Kendaraan dan Jasad Dibakar

Kendaraan logistik dibakar OPM
Kendaraan logistik dibakar OPM di Jalur Wamena, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. Pen Koops TNI Habema)

Jakarta, IDM – Pengemudi atau sopir logistik di wilayah Papua, AS, dibunuh kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Jalur Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan, pada Selasa (15/9).

AS yang asli Toraja, Sulawesi Selatan, dibunuh di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, sekitar pukul 06.00 WIT.

Baca Juga: 622 Personel TNI-Polri Disiagakan Amankan Kunjungan Presiden di Peresmian LRT Kelapa Gading–Manggarai

Berdasarkan informasi awal yang diterima Komando Operasi (Koops) TNI Habema, AS beserta rombongan dihentikan OPM di Jalur Wamena. OPM kemudian memeriksa sopir dan penumpang.

Setelah itu, para penumpang diminta kembali menuju Wamena, sedangkan AS dibawa menuju arah kawasan Danau Habema.

Dalam video yang tersebar di media sosial, AS ditodong senjata oleh sejumlah anggota OPM dan dipaksa berbicara soal kemerdekaan Papua.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Koops TNI Habema kemudian mencari dan menyisir lokasi kejadian. Tim menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jasad pengemudinya.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau JS Kunisaki dan Chinook yang Bantu Padamkan Karhutla, Telepon Menhan Jepang

“Kami menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga korban. Korban diketahui merupakan pengemudi yang selama ini melayani angkutan logistik dan penumpang masyarakat di Jalur Wamena menuju Mbua,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Arya Arthadiguna dalam keterangan pers, Rabu (16/9).

Saat ini, Koops TNI Habema mengejar para pelaku dan mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan berlaku. Pendalaman kronologi dan keterangan para saksi juga terus dilakukan bersama unsur terkait.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.