HANKAM

Sokong Program Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 509 Panen Sayur di Wilayah Operasi

Yonif 509 Kostrad
Prajurit Satgas Yonif 509 memanen sayur kol dan sawi di TK Mamba, Jumat (13/9). (Foto: Dok. Pen Satgas)

Jakarta, IDM – Guna mendukung program ketahanan pangan, Satgas Yonif 509 Kostrad melaksanakan panen sayur di titik kuat (TK) Mamba. Kegiatan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong ini disebut dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari prajurit yang bertugas di wilayah tersebut.

Patop Satgas Yonif 509 Kostrad, Lettu Ctp Agus Firman Hadi Purnama mengatakan bahwa program yang dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan di daerah operasi, khususnya di wilayah Papua yang dikenal dengan tantangan geografis dan logistiknya.

Baca juga: Jelang Pilkada 2024, TNI AL Kumpulkan Personel Intelijen untuk Deteksi Potensi Kerawanan

"Kami berupaya memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk bercocok tanam. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anggota satgas, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar tentang pentingnya ketahanan pangan dan bercocok tanam," ujar Agus dalam rilis yang diterima Jumat (13/9)

Ia menambahkan, komoditi sayuran yang berhasil dipanen kali ini adalah kol, sawi dan beberapa jenis sayuran lainnya.

“Hasil panen ini tidak hanya dimanfaatkan oleh anggota satgas, tetapi juga didistribusikan kepada masyarakat di sekitar TK Mamba sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga lokal,” jelasnya.

Baca juga: Kembali Bergulir, 130 Perwira Tinggi TNI Dimutasi

Kegiatan panen tersebut disambut dengan antusias oleh seluruh anggota Satgas Yonif 509 Kostrad. Mereka bekerja bersama-sama dari penanaman hingga panen, menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong yang tinggi.

Program ini juga diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi contoh bagi masyarakat setempat dalam memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.