HANKAM

Soal Kans Jadi Panglima TNI, KSAD: Saya Loyal dengan Presiden

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto. (IDM/Jessica Yiswi)

Jakarta, IDM - Soal kans untuk menjadi Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengaku loyal dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya, itukan semuanya hak prerogatif presiden ya. Jadi saya, pokoknya saya sudah sampaikan loyal sama presiden. Kedekatan kami ya, kedekatan kerja. task oriented," kata KSAD kepada wartawan saat menggelar apel pasukan TNI AD untuk pengamanan pemilu di Monas, Rabu, (8/11/2023).

Baca Juga: TNI AL Bangun Lanal Pacitan untuk Perkuat Pertahanan Laut Selatan

Lanjut KSAD task oriented tersebut misalnya mendampingi Presiden saat kunjungan ke pasar yang terjadi saat dirinya menjadi Danrem maupun Pangdam.

"Biasanya kalau presiden sabtu dan minggu suka mengecek ke pasar, saya suka ikut. Kemudian waktu saya Danrem dan Pangdam di Palu menyelesaian gempa bumi tsunami di Palu, dan waktu setahun menjadi Dandim di Solo," kata KSAD lulusan Akmil 1991 ini.

Baca Juga: Selesaikan Misi Kemanusiaan untuk Palestina, Pesawat Hercules TNI AU Kembali ke Tanah Air

Selanjutnya terkait satu-satunya nama yang diajukan Presiden Jokowi untuk menjadi Panglima TNI, KSAD kelahiran 5 Agustus 1967 ini mengaku karena banyak yang mendoakannya.

"Semua banyak yang mendoakan saya. Itu mungkin doa ya. Mungkin takdir juga kan. Kita tidak mengerti juga, hidup ini kan misteri, kita ke depan jadi apa ya tidak mengerti," jawab KSAD. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.