HANKAM

Soal Isu Aceh, KSAL Minta Prajurit TNI AL tak Mudah Terprovokasi

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali memberikan arahan secara virtual kepada para panglima komando utama TNI AL, Senin (29/12). (Foto: Dok. Kadispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meminta seluruh prajurit TNI AL untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyikapi berbagai isu yang berkembang, termasuk yang berkaitan dengan situasi di Aceh.

Hal itu disampaikan Ali saat memimpin kegiatan temu pagi secara virtual bersama seluruh pimpinan satuan jajaran TNI AL, Senin (29/12).

“Prajurit harus tetap berpikir jernih. Jangan mudah terprovokasi oleh kegaduhan yang berkembang, apalagi terkait isu-isu sensitif,” kata Ali dalam arahannya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III.

Baca Juga: Soal Pengibaran Bendera GAM, Panglima TNI: Saya Harap tak Ada Kelompok yang Provokasi

Ia menegaskan, setiap prajurit TNI AL wajib menjaga sikap, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas. Menurutnya, ketenangan dan kedewasaan sikap menjadi kunci agar pelaksanaan tugas pokok TNI AL tetap berjalan optimal di tengah dinamika situasi yang terus berkembang.

Selain soal provokasi, Ali juga menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan di setiap kondisi. Ia mengingatkan prajurit agar selalu memperhatikan perkembangan situasi keamanan, termasuk ketika bepergian bersama keluarga.

“Di mana pun berada, tetap waspada. Selalu update kondisi keamanan di sekitar kita,” ujarnya.

Ali juga meminta jajaran intelijen untuk terus memperbarui informasi situasi keamanan setiap hari sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan.

Baca Juga: Wing Day, Puncak Keberhasilan Latihan Para Dasar Mandiri Divif 2 Kostrad

Dalam kesempatan itu, ia turut menyoroti pentingnya pembinaan personel yang berkelanjutan serta pengelolaan anggaran yang tertib dan bertanggung jawab agar kesiapsiagaan satuan tetap terjaga.

Kegiatan temu pagi tersebut diikuti para panglima komando utama TNI AL di seluruh wilayah. Pangkoarmada III Laksamana Muda Dato Rusman turut mengikuti kegiatan dari ruang pusat komando dan pengendalian Kormada III, Sorong, Papua Barat Daya, bersama para asisten.

Melalui forum tersebut, Ali berharap seluruh jajaran TNI AL memiliki kesamaan cara pandang dan sikap dalam menjaga stabilitas, profesionalisme, serta kedaulatan wilayah laut Indonesia. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.