HANKAM

Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Kembali Diperkuat Tiga Pesawat Sukhoi

Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Kembali Diperkuat Tiga Pesawat Sukhoi
Dok. Pen Lanud Sultan Hasanuddin

Jakarta,IDM - Kekuatan tempur Skadron Udara 11 Wing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin kembali diperkokoh dengan hadirnya tiga pesawat tempur Sukhoi Su-27/30. Kehadiran ketiga pesawat tempur tersebut di Lanud Sultan Hasanuddin pada Kamis (29/9) disambut dengan penghormatan khusus berupa Water Salute dan penyiraman air kembang yang sekaligus menjadi simbol ucapan selamat datang.

Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI David Yohan Tamboto dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada jajaran pimpinan di tingkat Mabesau, Koopsudnas dan Koopsud II serta koordinasi dari pihak-pihak yang terkait sehingga kebijakan pimpinan berupa realokasi pesawat Sukhoi Su-27/30 dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

“Penugasan ke depan tentunya akan lebih kompleks dan saya yakin dengan kesatuan dan kebersamaan kita, pasti akan terlaksana dengan baik, terlebih dengan adanya realokasi tiga pesawat yang memperkuat Skadron Udara 11 dalam menjaga wilayah kedaulatan udara Nasional,” ungkap David seperti dikutip dari laman TNI AU, tniau.mil.id.

Sebelum acara penyambutan digelar, Danlanud berkesempatan menerbangan salah satu pesawat Sukhoi Su-27/30 dengan call sign Thunder Flight dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi, Madiun setelah sebelumnya dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima.

Marsma TNI David menerbangkan pesawat Sukhoi dengan nomor registrasi TS-3002 bersama Mayor Pnb Satria Tikwana. Sedangkan pesawat kedua TS-2701 diterbangkan oleh Danskadud 11 Letkol Pnb Bambang Baskoro Adi, dan pesawat terakhir TS-3001 diawaki oleh Kapten Pnb Agyd dan Lettu Pnb Rino. Ketiga pesawat tersebut kemudian melaksanakan flypass di atas shelter Sukhoi sebelum mendarat di Lanud Sultah Hasanuddin. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.