Sinergi TNI-Kemhan-Vertical Rescue Bangun Jembatan hingga Pemasangan Internet di Wilayah 3T

Jakarta, IDM – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad bersama Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan serta Vertical Rescue melaksanakan beberapa program terpadu untuk wilayah 3T, Selasa (11/11).
Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan. Beberapa hal yang dilakukan seperti pembangunan jembatan, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga pemasangan perangkat internet satelit.
Baca Juga: TNI AD Bicara Peternakan Ayam hingga Pengelolaan Lahan untuk MBG
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Sinergi antara TNI dan berbagai pihak menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat perbatasan, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
Dansatgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud pengabdian TNI kepada rakyat.
“Satgas Pamtas tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga hadir membantu pemerintah membangun harapan baru bagi masyarakat perbatasan,” ujar Andy dalam siaran pers yang diterima, Rabu (12/11).
“Melalui pembangunan jembatan, perbaikan sekolah, dan jaringan internet, kami ingin memastikan anak-anak di perbatasan memiliki akses pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih cerah,” sambungnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































