HANKAM

Sinergi Lanud RSN-Avsec Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru

penyelundupan
Ketiga pelaku penyelundupan 4 kilogram sabu yang diamankan oleh petugas gabungan dari personel Lanud Roesmin Nurjadin dan petugas Avsec. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM – Personel Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), yang tergabung dalam BKO pengamanan bandara, bersama petugas Aviation Security (Avsec) menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Kamis (9/4).

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menegaskan, keberhasilan ini mencerminkan kuatnya sinergi antarinstansi sekaligus menjadi indikasi adanya pola jaringan narkoba yang perlu diwaspadai secara berkelanjutan.

“Keberhasilan ini mencerminkan kewaspadaan dan soliditas sinergi antarinstansi. Kami akan terus memperketat pengamanan dan meningkatkan koordinasi guna menutup celah peredaran narkotika, khususnya melalui jalur udara,” tegas Abdul Haris.

Baca Juga: Dankodiklatad Hadiri Pembukaan Munas XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia

Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin melalui unggahan Instagram @lanud_roesmin_nurjadin, yang dikutip Minggu (12/4) menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap koper milik calon penumpang berinisial MJ saat melakukan pemeriksaan rutin di Hold Baggage Security Check Point (HBSCP) Terminal Keberangkatan Domestik.

Barang bukti sabu
Barang bukti sabu yang berhasil ditemukan oleh petugas gabungan dari personel Lanud Roesmin Nurjadin dan petugas Avsec. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

“Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan delapan paket sabu dengan berat sekitar dua kilogram yang disembunyikan di antara pakaian dalam koper,” jelas Penerangan Lanud RSN.

Tak berselang lama, petugas kembali mengidentifikasi dua koper mencurigakan milik penumpang berinisial RS dan WHM. Dari hasil penyelidikan, ditemukan 10 paket sabu yang disamarkan di antara tumpukan pakaian, dengan total berat mencapai 2.038 gram.

Baca Juga: Satgas TNI-Polri Gagalkan Panen Ganja di Pegunungan Papua

Ketiga pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke kantor Avsec untuk pemeriksaan lanjutan. Petugas Bea Cukai memastikan seluruh paket positif mengandung methamphetamine berdasarkan hasil uji awal.

“Penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan Ditresnarkoba Polda Riau, dan barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian guna proses penyelidikan serta pengembangan jaringan peredaran narkotika,” pungkas Lanud RSN. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.