HANKAM

Siapkan Pasukan Perdamaian, PMPP TNI Buka Latihan Pratugas Kontingen Garuda

Pasukan Perdamaian
Latihan Pratugas Satgas TNI Konga UNIFIL 2023. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM - Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI tengah mempersiapkan para calon pasukan perdamaian dunia (peacekeepers) yang terdiri dari prajurit pilihan tiga matra. Mereka bakal mengikuti latihan pratugas selama sebulan di Mako PMPP TNI, Sentul, Jawa Barat.

Penyiapan para calon pasukan perdamaian dunia itu ditandai dengan pembukaan Latihan Pratugas Satgas TNI Konga UNIFIL 2023 oleh Komandan PMPP TNI Marsekal Muda TNI Benedictus Benny K di Sentul, Senin (9/1) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Benny mengatakan latihan pratugas bertujuan memberikan gambaran dan pengetahuan tentang misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan memberikan pemahaman kondisi terakhir di daerah misi penugasan.

Pasukan Perdamaian
(Foto: Dok. PMPP TNI)

"Sehingga prajurit TNI mampu melaksanakan tugas dengan profesional sesuai standar PBB," kata Benny dikutip dari laman resmi PMPP TNI, Selasa (10/1).

Adapun, Satgas TNI Konga UNIFIL 2023 yang akan diberangkatkan menjalankan misi ke sejumlah negara bersama PBB, terdiri dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-Q, Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-01, Satgas MPU TNI Konga XXV-O, Satgas MCOU TNI Konga XXX-M, Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-M, dan Satgas Tim Kesehatan TNI Konga XXIX-N Level II Hospital UNIFIL,

Nantinya, lanjut Benny, para prajurit pilihan tersebut akan diberikan materi berupa pembekalan materi dari Mabes TNI, Kementerian maupun perwakilan sejumlah badan PBB di Indonesia yang berada di Jakarta, materi pokok Core Pre-Deployment Training Material (CPTM) yang merupakan materi standar PBB.

Selain itu, terdapat pula berbagai materi tambahan, seperti materi teknis Specialized Training Materials (STM) untuk masing-masing kecabangan maupun bagian sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

"Puncak latihan akan dilaksanakan aplikasi lapangan yang dirancang khusus untuk implementasi seluruh materi yang diterima, untuk memberikan gambaran penugasan," jelasnya.

Baca: Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca, Aksi TNI AU Cegah Cuaca Ekstrem

Benny juga mengingatkan para prajurit agar bersungguh-sungguh menjalani latihan pratugas di PMPP TNI, untuk meningkatkan profesionalisme perorangan dan kelompok serta memiliki kemampuan yang diharapkan sebagai bekal bertugas ke negara misi perdamaian PBB

"Perhatikan faktor keamanan dan keselamatan personel serta material selama pelaksanaan latihan," pungkas Benny. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.