Siagakan Puluhan Pesawat hingga Ribuan Personel, Satgas Udara TNI AU Siap Amankan KTT ke-43 ASEAN

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU), selaku Satuan Tugas Udara (Satgasdud), menyiagakan ribuan personel serta puluhan pesawat untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang digear di Jakarta pada 5 sampai 7 September 2023.
Dikutip dari keterangan Dispenau, Rabu (6/9) disebutkan, Ops Pam VVIP KTT ASEAN ini melibatkan berbagai jenis pesawat mulai dari pesawat tempur, angkut, intai dan helikopter meliputi pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16; pesawat CN-295 Skadron Udara 2; pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31; dan pesawat B-737 400/500 dari Skadron Udara 17.
Selanjutnya, terdapat pesawat B-737 Intai Strategis dari Skadron Udara 5 dan pesawat C-212 dari Skadron Udara 4.
Baca Juga: Pangkostrad Terbang ke Darwin Tinjau Latihan Bersama Wirrajaya Ausindo TA 2023
Sementara itu, unsur helikopter terdiri dari Helikopter NAS-332 VVIP/VIP dari Skadron Udara 45; Helikopter EC-735 Caracal dari Skadron Udara 8 dan Helikopter NAS-332 dari Skadron Udara 6; serta pesawat AS-365 Daulphin Basarnas dari Satuan Udara PP.

Membahas perihal tugas, Satgasud bertugas untuk melaksanakan pengamanan VVIP terhadap Presiden, Wakil Presiden, serta tamu negara setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan peserta KTT.
Pengamanan dimulai saat kedatangan mereka di wilayah udara nasional Indonesia, di bandara hingga kembali ke negara masing-masing.
“Satgasud membawahi tiga Subsatgas yakni Pertahanan Udara (Hanud), Mobile Udara (Mobud) dan Udara Khusus. Bertindak sebagai Komandan Satgas Udara (Dansatgasud) Pangkoopsud I, Marsda TNI Bambang Gunarto,” tulis Dispenau.
Baca Juga: Aksi Kompi Bantuan Yonif Para Raider 502/UY Latihan Eksersi Senjata Mortir
Kepada seluruh personel, Gunarto berpesan agar mereka fokus mengikuti perkembangan yang terjadi serta memahami tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan.
Mereka juga harus waspada dan siap siaga saat melihat keanehan atau anomali.
“Segera laporkan ke komando atas, serta selalu antisipatif dan berhati-hati dalam pelaksanaan tugas” ujarnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































