Seskoau Sambut Delegasi Australian Command and Staff College dalam Program Colin East Award 2025

Jakarta, IDM – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Australian Command and Staff College (ACSC) pada Kamis, (17/7).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Overseas Study Tour Colin East Award (CEA) 2025, yang bertujuan memperkuat pemahaman lintas negara dalam bidang pendidikan militer.
Baca Juga: Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Empat Jabatan Komandan Lanud
Delegasi yang berjumlah 21 peserta dipimpin oleh Komandan Australian War College, Brigadir Jenderal Lara Troy, dan disambut oleh Wakil Komandan Seskoau Marsma TNI Joko Sugeng Sriyanto, mewakili Komandan Seskoau Marsda TNI I Made Susila A.
Dalam kunjungan ini, Seskoau dan ACSC membahas sejumlah hal seperti pemaparan program pendidikan Seskoau, termasuk peran strategis pembinaan perwira TNI AU, diskusi mengenal tantangan dan peluang dalam pendidikan militer modern hingga presentasi perwira siswa ACSC yang menyoroti kapabilitas dan pengalaman operasi militer Australia.
Sebagai simbol persahabatan dan penghargaan dilakukan pertukaran cinderamata antara pimpinan delegasi, memperkuat hubungan bilateral antara TNI AU dan Royal Australian Air Force (RAAF).
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat kerja sama strategis di bidang pendidikan militer antara kedua negara.
Baca Juga: TNI AU-RSAF Perkokoh Kerja Sama Pengembangan Teknologi Berbasis UAV
Interaksi langsung antar perwira dan institusi pendidikan militer membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kurikulum, pertukaran pengetahuan, dan pelatihan bersama.
Sebagai bagian dari agenda, delegasi dijadwalkan melakukan kunjungan ke PT Pindad pada 18 Juli 2025 untuk meninjau kapabilitas industri pertahanan nasional Indonesia. Delegasi akan kembali ke Australia pada 19 Juli 2025. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































