Seskoau Perkokoh Diplomasi Pendidikan Militer dengan Australian Defence College

Jakarta, IDM – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) berkomitmen untuk memperkokoh diplomasi pendidikan militer dengan Australian Defence College, sebagai bagian integral dari kontribusi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam memperluas jejaring strategis dan kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat.
Hal tersebut terungkap saat Komandan Seskoau Marsda TNI I Made Susila beserta jajaran pejabat Seskoau menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Commander Australian Defence College, Rear Admiral James Lybrand, CSC, RAN beserta rombongan di Lembang, Jumat (2/5).
Baca Juga: KSAD: Pembangunan 100 Batalyon Dapat Respons Positif dari Masyarakat Adat dan Pemda
“Kunjungan ini menjadi cerminan nyata hubungan profesional yang terjalin erat antara TNI Angkatan Udara dan institusi pertahanan mitra internasional, sekaligus mempertegas peran strategis TNI AU dalam ranah diplomasi pendidikan militer,” bunyi keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan foto di Instagram @militer.udara, yang dikutip Senin (5/5).

Dalam sambutannya, Danseskoau menyebut bahwa pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kolaborasi dan saling berbagi wawasan di antara kedua institusi pendidikan militer. Momentum yang sama sekaligus mencerminkan rasa saling pengertian dan semangat membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pertahanan global.
Baca Juga: Penguatan Kepemimpinan Wilayah, Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Enam Komandan Satuan
“Kunjungan ini sekaligus memperkokoh posisi TNI AU sebagai institusi yang terbuka, inklusif, dan memiliki daya saing global, sejalan dengan semangat membangun sinergi pertahanan demi stabilitas kawasan dan kepentingan nasional Indonesia,” ungkap Marsda TNI I Made Susila.
Melalui Seskoau, TNI Angkatan Udara terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak perwira-perwira yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga siap berperan aktif di tingkat global sebagai representasi kekuatan udara Indonesia yang modern dan adaptif. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































