Sesko TNI Gelar Latihan Yudha Darma, Para Pasis Susun Rancangan Kontingensi Perang Modern

Jakarta, IDM – Sekolah Staf dan Komando TNI menggelar latihan bersandi Yudha Darma yang dibuka di Gedung Gatot Subroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (10/11). Latihan berlangsung hingga 13 November 2025.
Peserta latihan adalah para perwira siswa (pasis) pendidikan reguler LIV Sesko TNI 2025 yang berlatih menyusun naskah rencana kontingensi operasi militer untuk perang (OMP) TNI.
Para pasis menerima pengarahan dari Kepala Departemen Strategi (Kadepstra) Sesko TNI Kolonel Laut (E) Bonifasius G. Andiioe sebelum pelaksanaan latihan.
Baca Juga: HMAS Leeuwin, Kapal Survei Hidrografi Australia yang Bantu TNI AL Pemetaan Laut Perbatasan NTT
Penekanan arahan soal pentingnya pemahaman komprehensif dalam penyusunan rencana kontingensi yang terintegrasi dan realistis, sebagai bagian dari kesiapan TNI menghadapi berbagai bentuk ancaman.

“Kegiatan latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan, dan keterampilan para pasis dalam menyusun naskah recanana kontingensi TNI, khususnya dalam konteks operasi militer untuk perang,” tulis siaran pers Penerangan Sesko TNI, Rabu (12/11).
Melalui latihan tersebut, para perwira siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis strategis dan kolaborasi lintas matra dalam menghadapi dinamika operasi pertahanan modern.
Baca Juga: Perkuat SDM Intelijen, Bakamla Bisa Rekrut Lulusan STIN lewat Persetujuan Kepala BIN
Selama latihan, setiap kelompok pasis akan menyusun naskah dan mempresentasikan hasil rancangan rencana kontingensi berdasarkan skenario yang telah ditetapkan.
Pembukaan latihan tersebut dihadiri Komandan Sesko TNI Marsdya Arif Widianto, Wakil Komandan Sesko TNI Mayjen Primadi Saiful Sulun, pejabat utama Sesko TNI, dan dosen patun Sesko TNI.
Latihan Yudha Darma menjadi bagian dari upaya Sesko TNI dalam mencetak perwira strategis yang profesional, adaptif, dan memiliki visi komprehensif dalam merumuskan konsep operasi pertahanan negara pada masa depan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































