Sertijab TNI AD: Letkol Inf M. Aditya Prabowo Jabat Danyon 811 Kopassus

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab).
Dilansir dari keterangan Penkopassus, Senin (26/1), ada dua pergantian tongkat jabatan Komandan di lingkungan Kopassus yaitu Komandan Batalion (Danyon) 811 Satuan 81 Kopassus dan Danyon 14 Grup 1 Kopassus.
Baca Juga: Selesai Diperbaiki, Kapal LST KRI Teluk Kupang-519 Diserahkan Kembali ke TNI AL
"Tradisi berlanjut, semangat juang tak pernah surut. Momen khidmat Serah Terima Jabatan Komandan Batalion di lingkungan Kopassus. Terima kasih atas dedikasi pejabat lama, dan selamat bertugas kepada pejabat baru.Berani, Benar, Berhasil!," tulis keterangan Penkopassus.
Prosesi sertijab dipimpin langsung oleh masing-masing Komandan Satuan. Tradisi ini menegaskan berlanjutnya kepemimpinan dan semangat juang di tubuh satuan.
Baca Juga: TNI AL Terjunkan Drone Thermal Cari 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor
Untuk diketahui pergantian kepemimpinan Danyon 811 Satuan 81 Kopassus dilaksanakan dari Letkol Inf Indra Widiyanto kepada Letkol Inf M. Aditya Prabowo.
Batalion 811 Sat 81 Kopassus (atau Yon 811/Aksus adalah bagian dari Pasukan Khusus Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) atau Kopassus yang dulu bernama Batalion Aksi Khusus/Wega Yogya Ghabira. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































