Sertijab Pimpinan Balakpus, Kapuspen TNI Kini Dijabat Brigjen Muhammad Nas

Jakarta, IDM – Tiga pimpinan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) Markas Besar TNI berganti setelah dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/5).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin sertijab tiga pimpinan Balakpus Mabes TNI, yakni Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Kepala Pusat Kerja Sama Internasional (Kapuskersin) TNI serta Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (Kapusinfolahta) TNI.
Baca Juga: KSAU Soroti Pentingnya Generasi Penerus yang Profesional dan Adaptif Hadapi Tantangan Udara Modern
Selain itu, juga dilaksanakan sertijab Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) TNI yang merupakan unsur dari pelayanan Mabes TNI.
Jabatan Kapuspen TNI diserahterimakan Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada Brigjen Muhammad Nas, yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen Kepala Staf Kostrad (Asintel Kakostrad).
Selanjutnya, jabatan Kapuskersin TNI diserahterimakan dari Laksma Donny Suharto kepada Kolonel (Inf) Perry Sandhi Sitompul.

Jabatan Kapusinfolahta TNI diserahterimakan dari Brigjen Wawan Pujiatmoko kepada Brigjen Heldi Wira.
Terakhir, jabatan Kapusdalops TNI diserahterimakan dari Brigjen Hendri Wijaya kepada Kolonel (Inf) Lukman Hakim.
Baca Juga: Gelar Pembinaan Teritorial, Prajurit Buaya Putih Bangun Pondok Pesantren di Ciamis
“Serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (22/5).
Melalui regenerasi kepemimpinan yang berjalan secara berkesinambungan, TNI berharap setiap satuan mampu terus beradaptasi dengan dinamika tugas dan tantangan strategis yang terus berkembang. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































