Sertijab Komandan Batalyon Armed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi Ambil Alih Tongkat Komando

Jakarta, IDM – Komando Batalyon Armed 13/Nanggala/1/1 Kostrad resmi berganti pimpinan dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Markas Batalyon Armed 13/Nanggala, Sabtu (30/8). Momen ini menandai peralihan tongkat komando dari Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman kepada Letkol Arm Rokib Hanafi.
Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Resimen Armed 1/SY Kostrad, Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pejabat lama serta harapan besar kepada pemimpin baru.
Baca Juga: TNI AD Salurkan 2,5 Ton Beras Setiap Hari Gunakan Motor
“Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Letkol Wahib selama menjabat. Selamat datang dan selamat bertugas kepada Letkol Rokib. Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian satuan dalam menjalankan tugas pokok,” ujar Letkol Lukas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (2/9).
Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi di tubuh TNI AD, khususnya di jajaran Kostrad.
Baca Juga: Prajurit Pasmar Marinir Ditempa Jadi Bintara Teritorial dalam Kursus Babinpotmar di Malang
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Dengan semangat baru, Batalyon Armed 13/Nanggala siap melanjutkan kiprah strategisnya sebagai garda terdepan dalam mendukung tugas pokok TNI AD. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































