Serka Ari Afandi Raih Kenaikan Pangkat Luar Biasa, Ini Prestasinya

Jakarta, IDM – Sersan Kepala (Serka) Ari Afandi, Prajurit dari Brigif 14/Mandala Yudha mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB). Hal ini dipastikan dalam upacara KPLB yang dipimpin langsung Danbrigif 14/Mandala Yudha Letkol Inf Moch Renaldy Herbowo di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Senin (7/9), penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi yang telah ditunjukkan oleh Serka Ari Afandi dalam pelaksanaan tugas pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
"Serka Ari Afandi berhasil menunjukkan prestasi, disiplin, dan pengabdian melebihi tuntutan tugasnya," kata Renaldy.
Lebih lanjut ia berharap capaian yang diraih Serka Ari Afandi dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Brigif 14/Mandala Yudha untuk terus meningkatkan profesionalisme, semangat juang, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas demi kejayaan satuan serta TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, TNI AL Sisir Nelayan di Laut Banten
Untuk diketahui berdasarkan catatan redaksi, total prajurit TNI yang meraih Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) di kubu TNI bervariasi tergantung pada gelaran dan penugasan spesifik, di mana pada awal Januari 2026 tercatat sebanyak 155 prajurit TNI, disusul penyerahan KPLB kepada 23 personel pada Juli 2026 di Papua, serta tambahan penghargaan kepada dua prajurit heroik pada Agustus 2026.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































