Sergap Dini Hari! TNI AL Bongkar Transaksi 'Haram' Solar Subsidi di Makassar

Jakarta, IDM – TNI AL menggagalkan praktik distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di perairan Makassar, Sulawesi Selatan. Petugas menyergap dua kapal dan sederet truk tangki yang tengah melakukan transaksi solar subsidi pada Minggu dini hari (22/2).
Unsur patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI bersama kapal angkatan laut (KAL) Suluh Pari II.6-60 melancarkan operasi penindakan tersebut. Tim gabungan mendapati aktivitas pemindahan muatan dari mobil tangki ke kapal jenis Self-Propelled Oil Barge (SPOB) di kawasan Pergudangan Tamalanrea dan perairan sekitarnya.
Baca Juga: Pentingnya Pulau Berhala: Titik Perbatasan RI-Malaysia yang Dijaga Mati-matian oleh Marinir
Aparat mengamankan kapal SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999 di lokasi kejadian. Selain itu, TNI AL juga menyita tujuh unit mobil tangki dengan kapasitas 5 hingga 24 kiloliter yang sedang memindahkan muatan ke kapal.
Pemeriksaan awal menunjukkan kapal-kapal tersebut memuat Solar dalam jumlah besar. Petugas menemukan sekitar 90 kiloliter Solar di SPOB Sania dan 16 kiloliter di SPOB Sukses Rahayu 999.

Langgar Aturan Pelayaran dan Niaga
Petugas menemukan sejumlah pelanggaran fatal dalam aktivitas tersebut. Kapal berlayar tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan mempekerjakan awak tanpa sertifikat (sijil) resmi. Kegiatan ini juga mengarah kuat pada dugaan penyalahgunaan niaga BBM bersubsidi.

Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda Andi Abdul Aziz, menegaskan komitmennya memberantas mafia migas. Ia menyebut laut Indonesia bukan tempat untuk aktivitas ilegal yang merugikan negara.
Baca Juga: Skenario Tegang di Natuna! TNI AL Hadapi 2 Kapal Perang Asing Kawal Pencuri Ikan
"Kami tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi oknum yang mencoba bermain dengan sumber daya energi negara. Tindakan tegas ini adalah pesan nyata, laut kita bukan tempat untuk aktivitas ilegal," tegas Andi, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (24/2).
Saat ini, TNI AL telah membawa kapal beserta seluruh barang bukti ke Markas Kodaeral VI untuk proses hukum lebih lanjut. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































