Serda AMF Tewas Diduga Dianiaya Senior, TNI AU Komitmen Usut Tuntas

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara berkomitmen mengusut tuntas dugaan penganiayaan terhadap Serda AMF yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Serda AMF tewas setelah diduga dianiayaa para seniornya di kompleks Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (10/9).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Lahan 30 Hektare untuk Dijadikan Markas TNI di Perbatasan Samudra Hindia
“TNI Angkatan Udara berkomitmen mengusut tuntas dugaan pembinaan berlebihan yang menyebabkan Serda AMF meninggal Kamis 10 September 2026 secara transparan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangannya, dikutip Minggu (13/9).
Saat ini, Polisi Militer TNI AU tengah menyelidiki kronologi beserta para pelaku. Nyoman mengatakan, fakta-fakta terkait kejadian tersebut akan diungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.
“Prajurit yang terbukti terlibat akan dimintai pertanggungjawaban dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Nyoman.
Baca Juga: HUT ke-67 Hiu Kencana, KSAL Pimpin Semat Brevet Kehormatan di Atas Kapal Selam
TNI AU menekankan, tidak ada ruang bagi tindakan yang melanggar hukum di lingkungan TNI AU.
“TNI AU memastikan proses tersebut berjalan transparan, adil, dan tanpa intervensi, dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutur Nyoman.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































