Sepekan, Prajurit KRI Nala-363 Latihan Penyergapan Kapal hingga Tembak Reaksi

Jakarta, IDM – Prajurit KRI Nala-363 berlatih kemampuan menghadapi ancaman maritim dengan materi pencarian, penyergapan, dan pembebasan kapal (VBSS) di dermaga Koarmada II, Surabaya, Senin (26/5).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Letkol Laut (P) Antonius Februar Prima Hadi, mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program latihan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II triwulan II tahun 2005.
"Prajurit KRI Nala-363 melaksanakan latihan intensif VBSS selama satu minggu," ungkap Antonius dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/5).
Baca Juga: Fakta Baru, Tim Investigasi TNI AD Temukan Sinyal Telepon Genggam Bisa Picu Ledakan
Para prajurit berlatih di atas geladak KRI Nala-363 dan sesi darat di lapangan tembak Ambalat Koarmada II. Materi meliputi teknik pendekatan kapal sasaran, prosedur penggeledahan hingga taktik penyergapan terhadap ancaman di laut.
"Tak hanya mengasah teknik VBSS, prajurit juga dibekali latihan menembak menggunakan senjata laras panjang dalam tiga posisi dasar serta tembak reaksi cepat untuk meningkatkan akurasi dan responsivitas di medan pertempuran," jelas Antonius.

Sebagai puncak latihan, para prajurit KRI Nala-363 berlatih full mission profile, yakni simulasi operasi pembebasan sandera melalui pendaratan menggunakan sekoci.
Baca Juga: Rangkuman Poin Evaluasi TNI AD Terkait Ledakan Munisi di Garut
"Kemudian, latihan dilanjutkan dengan manuver perpindahan kapal (ship movement). Simulasi ini dirancang menyerupai kondisi nyata dalam menghadapi situasi krisis di laut," lanjutnya.
Adapun latihan dan penembakan ini menunjukkan komitmen Koarmada II dalam membina profesionalisme prajuritnya, khususnya dalam menghadapi dinamika keamanan laut yang semakin kompleks.
"Melalui latihan ini, prajurit KRI Nala-363 dibekali keterampilan taktis dan respons cepat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas operasi di medan sebenarnya," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































