HANKAM

Sempat Tertunda Covid-19, Multilateral Naval Exercise Komodo Digelar Juni 2023

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK
TNI AL gelar pertemuan Initial Planning Conference (IPC) dalam rangka pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-4 pada 2023. (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - TNI AL bakal menggelar pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang keempat pada Juni 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama Denny Prasetyo, mengungkapkan Indonesia mengundang 48 negara untuk mengikuti MNEK yang bertemakan penanggulangan bencana (Humanitarian Assistance for Disaster Relief).

"Kebetulan di sini sudah hadir hampir 60 persen, sekitar 22 negara yang hadir untuk mengikuti kegiatan Initial Planning Conference (IPC) ini," kata Denny kepada awak media di Jakarta, Rabu (21/12).

Denny menekankan, pada MNEK ini TNI AL dan peserta latihan dari 48 negara akan memaksimalkan kegiatan latihan yang bersifat non-perang, yakni bantuan kemanusiaan terhadap bencana alam di laut maupun di darat.

"Ini untuk meningkatkan interopabilitas dari negara-negara peserta, maupun angkatan laut kita. Sehingga pada saat operasi yang sesungguhnya, kita sudah terbiasa melakukan itu," jelasnya.

Terdapat dua tahapan latihan pada MNEK 2023, pertama ialah tahap pangkalan di mana peserta latihan menyimak studi teori-teori tentang kegiatan manuver di laut, lalu melaksanakan tactical floor game (TFG).

"Kedua, tahapan sea phase peserta latihan mempraktikkan rencana yang dibuat pada saat kegiatan di pangkalan atau di pelabuhan," ujar Denny.

Baca: Operasi Serbuan Darat Prajurit Korps Marinir dan US Marine

Sebelumnya, Indonesia tiga kali melaksanakan MNEK. Pada 2014 dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau, 2016 di Padang, Sumatra Barat, dan yang ketiga pada 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kegiatan MNEK merupakan kegiatan setiap dua tahun. Sempat terhenti pada 2020-2022 karena pandemi Covid-19, kita dibatasi dengan pergerakan aktivitas," tuturnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.