Selesai Misi Perdamaian, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Berlayar Menuju Indonesia

Jakarta, IDM - KRI Sultan Iskandar Muda-367 telah menyelesaikan misi perdamaian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan kini berlayar kembali menuju Indonesia dari dermaga Beirut Lebanon menuju Indonesia, Sabtu, (6/8).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (8/8), Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI TSNB Hutabarat, bersama Irjenal Laksamana Muda TNI Sunaryo, dan Kadisopslatal Laksamana Pertama TNI Eko Wahjono, meninjau dan melepas KRI Sultan Iskandar Muda-367.
Upacara pelepasan KRI Sultan Iskandar Muda-367 berjalan dengan sangat khidmat dan tali dermaga dilepas dengan penuh kebanggaan oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir di dermaga Beirut Lebanon.

Sehari sebelumnya, Kamis (5/8), dilaksanakan upacara End of Mission oleh Maritime Task Force (MTF) Commander Rear Admiral Markus Mugge yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dan menerima penyerahan bendera UN dari Dansatgas MTF Letkol Laut (P) Abdul Haris yang juga dihadiri Sunaryo, TSNB Hutabarat, dan Eko.
Selain mengikuti upacara End of Mission Satgas MTF dan pelepasan KRI SIM-367, dalam kunjungan tersebut Pangkoarmada II juga melaksanakan pembekelan kepada seluruh prajurit Satgas sebelum kembali ke Indonesia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































