HANKAM

Selama Sepekan, KRI Soeharso Dukung Latihan Pelayaran Wira Jala Yudha 2024

KRI dr. Soeharso-990
KRI dr. Soeharso-990 mendukung pelayaran latihan praktik Wira Jala Yudha XXII 2024, Surabaya, Rabu (19/6). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Kapal bantu rumah sakit milik TNI AL, KRI dr. Soeharso-990 akan mendukung latihan praktik pelayaran gabungan siswa Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AL ( Kodiklatal), Wira Jala Yudha XXII 2024.

Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, keberangkatan KRI dr. Soeharso dilepas oleh Komandan Kodiklatal Letnan Jenderal (Mar) Nur Alamsyah, didampingi Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama Isswarto, Surabaya, Rabu (19/6).

Baca Juga: Satgas Indobatt XXIII-R/Unifil Rayakan Idul Adha di Daerah Misi

"KRI dr. Soeharso akan berlayar selama tujuh hari, yakni 19-25 Juni 2024," Kadispen Koarmada II Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko dalam keterangannya.

praktik Wira Jala Yudha XXII 2024
(Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Salah satu unsur KRI dari Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II itu membawa Siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL angkatan 43 gelombang 2 tahun ajaran 2023.

Baca Juga: Pangkostrad Perintahkan Dansat Periksa dan Tindak Tegas Prajurit yang Terlibat Judol

Adapun latihan praktik Wira Jala Yudha bertujuan mengenalkan Peraturan Dinas Dalam (PDD) khas TNI AL saat KRI berlayar, memberikan gambaran tentang tugas profesi di kapal sesuai korps dan strata kepangkatannya serta pendaratan amfibi terbatas untuk siswa Korps Marinir.

Materi yang  dikembangkan dalam latihan praktik tersebut antara lain PDD khas TNI AL, pengenalan dinas jaga, dan  pengenalan peran-peran dalam operasi laut, seperti persiapan kapal berlayar dan bertempur, peran muka belakang, parade, pemanduan, melewati medan ranjau, lego jangkar, helikopter, penyelamatan kapal (PEK), peninggalan kapal, dan peran lainnya kehidupan di KRI. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.