HANKAM

Selalu Resahkan Nelayan Kecil, TNI AL Patroli Kapal Trawl di Perairan Bangkalan

Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Imam Ibnu Hajar
Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Imam Ibnu Hajar bersama Pj Bupati Bangkalan Arief Mulya Edhie, melakukan patroli kapal penangkap ikan yang menggunakan trawl, Gresik, Jawa Timur, Kamis (28/12). (Foto: Dok. Lantamal V Surabaya)

Jakarta, IDM - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batuporon Letkol Laut (P) Imam Ibnu Hajar bersama Pj Bupati Bangkalan Arief Mulya Edhie, melakukan patroli penggunaan alat tangkap ikan di laut, Gresik, Jawa Timur, Kamis (28/12).

Patroli tersebut sebagai respons leluhan para nelayan kecil tentang keresahan mereka terhadap beberapa kapal yang menggunakan jaring trawl atau pukat harimau dan cantrang di perairan Bangkalan.

Dengan menggunakan kapal TB Kirana 8 milik PT ASSI, Imam dan Arief beserta rombongan bergerak menuju perairan Karang Jamuang. Kurang lebih sekitar 2 mil laut sebelah utara dari Karang Jamuang ditemukan sebuah KM Macan Putih.

Baca Juga: Panglima Kostrad Kunjungi Yonif 755/Yalet, Satuan Penjaga Timur Indonesia

Kapal motor dengan empat anak buah kapal (ABK) itu berasal dari Lamongan dan sedang mencari ikan menggunakan alat tangkap jenis trawl.

Kemudian, KM Macan Putih merapat di lambung kiri TB Kirana 8 untuk mendapatkan peringatan dan pemahaman tentang alat tangkap yang ramah lingkungan dan sesuai dengan undang-undang.

"Kali ini kami berikan peringatan, namun apabila kemudian hari masih mencari ikan dengan menggunakan jaring trawl maka akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Imam kepada ABK KM Macan Putih, dikutip dari keterangan Lantamal V Surabaya, Jumat (29/12).

Baca Juga: Lanal Dumai Amankan 36 Pekerja Migran Ilegal di Pantai Pelitung

"Harap disampaikan juga kepada teman-temannya yang masih menggunakan jaring trawl," sambungnya.

Setelah didata dan diberikan pengertian, nelayan KM Macan Putih tersebut diizinkan melanjutkan pelayaran kembali ke daerah asalnya, yaitu Kabupaten Lamongan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.