Sekjen Kemhan RI Sebut Penguatan Kerja Sama ASEAN Menjawab Tantangan Global

Jakarta, IDM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto mengakui sejumlah tantangan yang dihadapi ASEAN kian beragam seiring geopolitik yang dinamis. Beberapa ancaman itu di antaranya terorisme, keamanan siber hingga dampak konflik antar negara.
Melansir keterangan dari Kemhan RI, Kamis (22/6) Donny pun menyebut penguatan kerja sama antar negara dapat menjadi satu solusi untuk menekan tantangan tersebut.
Baca Juga: Akademi Militer Terima Bakti Almamater dari Puspomad
"Tantangan-tantangan ini membutuhkan kewaspadaan dan kerja sama yang konstan di antara negara-negara anggota ASEAN dan para mitranya,” kata Donny dalam pertemuan The 20th ASEAN Regional Forum Security Policy Conference (ASPC) di Jakarta, Rabu (21/6).
Lebih rinci, Donny pun menjelaskan tiga isu yang menjadi sorotannya dalam ASPC. Pertama, tantangan keamanan regional dan global kontemporer dan masa depan. Kemudian, kerja sama regional untuk mendukung ekonomi biru dan mitigasi dampak perubahan iklim.
Baca Juga: Libatkan Pasukan Khusus, Panglima Koopsudnas Tinjau Latihan Direct Action Ground Reconnaissance 2023
Terakhir, membangun langkah-langkah dalam rangka memperkuat rasa saling percaya dalam upaya menjaga perdamaian, kemakmuran dan keamanan di kawasan.
“Saya berharap diskusi ini akan mengarah pada kepedulian bersama untuk menjadikan ASEAN sebagai jangkar perdamaian, kemakmuran, dan keamanan yang berkelanjutan di kawasan global,” kata Donny. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































