Sebut Yonif TP Punya Karakteristik Sendiri, Menhan Sjafrie: Tidak Ada di Negara Lain

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan bahwa pembangunan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) merupakan bagian dari kebijakan besar penguatan postur TNI.
Hal itu disampaikan Menhan Sjafrie saat mengunjungi Yonif TP 878/Galuh Pakuan di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/9).
Baca Juga: Dankodiklatau Tutup Selapa TNI AU, 273 Perwira Siap Hadapi Perkembangan Lingstra
Sjafrie menekankan bahwa Yonif TP merupakan konsep satuan yang memiliki nilai strategis dan karakteristik tersendiri. “Ini adalah satu batalion yang tidak ada di negara lain, batalion teritorial seperti ini,” ujar Menhan, dikutip dari siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Sabtu (12/9).
Sjafrie juga mengatakan, pembangunan Yonif TP harus dilaksanakan secara serius karena bentuk kepercayaan pemerintah dan rakyat kepada TNI.
Dalam kesempatan itu, Menhan juga menaruh perhatian pada pembinaan personel, khususnya pemenuhan jabatan perwira di satuan.
“Komposisi perwira lulusan Akmil, Secapa, dan Perwira Prajurit Karier perlu diatur secara proporsional agar pembinaan satuan, latihan, dan penugasan dapat berjalan optimal,” kata Sjafrie.
Baca Juga: Pendekatan Humanis, Pentolan OPM Deton Murib Akhirnya Kembali ke NKRI
Di bidang teritorial, Menhan mengapresiasi kegiatan patroli wilayah, rehabilitasi rumah ibadah, pembersihan sungai, pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta keterlibatan prajurit Yonif TP dalam pembinaan sekolah dan kegiatan sosial lainnya.
“Kegiatan tersebut harus terus dikembangkan agar keberadaan satuan benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Sjafrie.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































