Sebelum ke Papua, Prajurit TNI AD Ambil Sertifikasi Pengajar dan Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto

Jakarta, IDM - Akan melaksanakan tugas operasi di wilayah Papua, prajurit TNI AD dari Yonif 323/Buaya Putih dan Yonif 503/Mayangkara mengambil sertifikasi tenaga pengajar dan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.
Dilansir keterangan dari Dispenad, Selasa, (20/2) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi tenaga kesehatan karena fasilitas pelatihan dan praktek yang sangat lengkap, serta instruktur pelatihan yang berkualitas. Selain itu, bagian Pendidikan dan Pelatihan di RSPAD Gatot Soebroto sudah terakreditasi A dari Kementerian Kesehatan RI.
Baca Juga: Brigjen (Mar) Muhammad Nadir Resmi Jabat Komandan Pasmar 2
"Pelatihan dan sertifikasi difokuskan pada tenaga pengajar dan kesehatan Satgas Yonif 323 dan Yonif 503, dengan harapan dapat meningkatkan profesionalisme dan kapabilitas Tenaga Pengajar dan Kesehatan di medan tugas, khususnya di Wilayah Papua," tulis keterangan Dispenad.
Disebutkan pula langkah ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga berperan dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang optimal dalam berbagai situasi.
"Sertifikat yang diberikan tidak hanya menjadi bukti kompetensi, tetapi juga akan memberikan kepercayaan diri kepada prajurit. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme mereka dalam mendukung tugas-tugas tenaga pengajar dan kesehatan di tempat penugasan," tulis keterangan Dispenad.
"Dengan melibatkan prajurit Yonif 323/Buaya Putih dan Yonif 503/Mayangkara, kegiatan ini menjadi langkah nyata TNI AD dalam memperkuat kesiapan prajuritnya di lapangan dan medan tugas," tutup keterangan Dispenad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































