HANKAM

Sebanyak Tujuh Perwira Tinggi TNI AU Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Marsdya TNI Yusuf Jauhari
Marsdya TNI Yusuf Jauhari (kanan) melaporkan kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri). (Foto: Dok. tni.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak tujuh perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) naik pangkat setingkat lebih tinggi dan melaporkan hal tersebut kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Jumat (5/7).

Melansir keterangan Puspen TNI, Jumat (5/7) disebutkan ketujuh pati TNI AU adalah Marsdya TNI Yusuf Jauhari (Kabaranahan Kemhan); Marsda TNI Sugiharto Prapto, W (Staf Ahli Menhan Bid. Sosial); Marsda TNI Umar Fathurrohman (Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Kepemimpinan Lemhannas); dan Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean (Tenaga Ahli Pengajar Bid. Ilpengtek Lemhanna).

Baca Juga: Panglima TNI Naikan Pangkat 11 Pati TNI AD, Ini Nama-namanya

Selanjutnya terdapat nama Marsma TNI Mokh. Mukhson (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan); Marsma TNI Hidayat Januardi (Kapusbekmatau); dan Marsma TNI Dr. drg. Linawati, MH.Kes).

Selain Pati TNI AU, pada kesempatan yang sama, sebanyak 11 Pati TNI AD dan 4 Pati TNI AL turut melaporkan kenaikan pangkat mereka masing-masing. Dengan demikian, total perwira tinggi yang naik pangkat sebanyak 22 orang. “Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI tersebut berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1150/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024,” tulis Puspen TNI.

Baca Juga: Ratusan Taruna AL Wisuda, 3 Orang Tempuh Pendidikan di Amerika dan Jepang

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Agus Subiyanto berpesan agar kenaikan pangkat ini harus dapat dipertanggungjawabkan secara pribadi. “Jangan sampai nanti, makin tinggi pangkat, makin bingun apa yang akan dilakukan,” tegasnya.

"Saya akan menunggu ide atau kinerja para perwira yang aplikatif, yang real (nyata). Jangan sampai sudah pangkatnya tinggi, tapi tidak ngerti apa yang mau diperbuat," pungkas Agus. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.