HANKAM

Sebanyak Lima Penerbang Ikuti Kursus Standarisasi PTTA di Lanud Adisutjipto Yogyakarta

kodiklatau
Komandan Lanud Adisutjipto, mewakili Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, membuka kursus standarisasi penerbang pesawat terbang tanpa awak. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Setiawan, mewakili Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa, secara resmi membuka kursus standarisasi Penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) yang digelar di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (26/8).

Melansir keterangan Penerangan Lanud Adisutjipto, kursus ini diikuti oleh sebanyak lima penerbang PTTA dan dijadwalkan digelar selama 3 bulan, sejak Agustus hingga November 2024. Para peserta akan mengikuti dua tahap kelas selama menempuh pendidikan ini, yaitu tahap bina kelas dan bina terbang.

Baca Juga: Ribuan Prajurit TNI dan Militer Indo-Pasifik Resmi Ikuti Super Garuda Shield 2024

Dalam sambutan tertulisnya, Dankodiklatau mengungkapkan bahwa kursus ini dapat menjadi bekal bagi para perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang sedang melaksanakan alih korps menjadi penerbang agar dapat bertugas sebagai operator pesawat terbang tanpa awak.

kodiklatau
Kursus standarisasi penerbang pesawat terbang tanpa awak yang digelar di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto: Dok. Instagram @lanud_adisutjipto_yogyakarta)

Selain itu, kursus ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang penerbangan, sekaligus membentuk sikap dan perilaku mereka yang dilandasi dengan airmanship, jiwa Sapta Marga, dan kesegaran jasmani.

Baca Juga: Puspenerbal Ajarkan Patroli Udara Maritim kepada Puluhan Personel Bakamla

“Kursus ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan, keterampilan dan membentuk sikap yang diperlukan peserta guna memenuhi tuntutan zaman yang terus berkembang sebagai penerbang PTTA," pungkas Dankodiklatau.

Dengan demikian, output yang dihasilkan yakni mereka dapat menjadi sumber daya manusia yang adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.