Sebanyak Dua Penerbang Skadron Udara 11 Rampungkan Pendidikan Transisi Pesawat Sukhoi SU-30 MK2

Jakarta, IDM – Sebanyak dua penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) asal Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin berhasil merampungkan pendidikan transisi angkatan ke-VII penerbang pesawat Sukhoi SU-30 MK2.
Melansir keterangan Penerangan Lanud Sultan Hasanuddin, Selasa (20/8), kedua penerbang itu adalah Lettu Pnb Fikri Hira Muzaki dan Lettu Pnb Rahmat Ruslan yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2018.
Baca Juga: Gandeng Pindad, TNI AL Gelar Kursus Operasional dan Pemeliharaan Senjata
Rampungnya pendidikan transisi tersebut ditandai dengan upacara penutupan yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bonang Bayuaji di Shelter Skadron Udara 11, Senin (19/8).

“Keberhasilan ini tentunya merupakan hasil kerja keras yang dilandasi motivasi dan semangat juang serta disiplin yang tinggi selama mengikuti pendidikan. Oleh karena itu, mantan siswa tentu merasa bersyukur dan bergembira karena dapat menyelesaikan tahapan pendidikan untuk menjadi penerbang tempur,” kata Marsma TNI Bonang.
Pernyataan senada disampaikan oleh Komandan Skadron Udara 11, Letkol Pnb Andry Libarsyah Agung yang menyampaikan ucapan selamat kepada para penerbang yang telah menyelesaikan pendidikannya.
Baca Juga: Pangkostrad Sertijab 3 Jabatan Strategis di Kostrad, Ini Nama-namanya
Ia juga berharap, peningkatkan kualifikasi ini mampu menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.
“Jadikan setiap ilmu dan pesan yang didapatkan dari senior sebagai bekal dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban,” pungkas Letkol Pnb Andry. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































