Sebanyak 6 Mahasiwa Universitas Pertahanan Ikut Pertukaran Pelajar ke India

Jakarta, IDM – Universitas Pertahanan (Unhan) RI mengirim enam mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke India pada Selasa (21/1). Langkah ini merupakan upaya memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan pertahanan.
Mengutip keterangan yang dikutip dari instagram @unhan_ri pada Kamis (23/1) program yang digelar di pusat strategis pendidikan pertahanan dunia di New Delhi ini melibatkan mahasiswa dari berbagai negara.
Baca Juga: Lanal Tegal Bantu Evakuasi Korban Terdampak Longsor di Pekalongan
Bersama Mayor Inf Teguh Imam Cahyadi selaku perwira pendamping, para kadet mahasiswa Unhan memiliki kesempatan untuk berinteraksi serta bertukar wawasan. Selain itu, Teguh juga menyebut program ini sebagai peluang strategis untuk memahami sistem pertahanan negara lain, khususnya India.
"Kami optimis, program ini akan memperluas wawasan mereka dan memperkuat hubungan kedua negara," kata Teguh.
Baca Juga: Prajurit Kodam IX/Udayana Harumkan Indonesia di SEASA ke-46
Teguh mengatakan program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Indonesia untuk memperkuat diplomasi pertahanan melalui pendidikan militer. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Selatan serta memberikan kontribusi signifikan bagi keamanan global. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































