Sebanyak 5 Personel Koharmatau Terima Brivet Kehormatan Teknik TNI AU

Jakarta, IDM – Sebanyak lima personel Komando Pemeliharaan Materiil Angkatan Udara (Koharmatau) menerima brevet kehormatan teknik TNI AU. Penyerahan anugerah dilakukan oleh Dankoharmatau, Marsda TNI Oki Yanuar di Bandung, Jumat (11/10).
Oki menyebut penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh personel yang merupakan pejabat Koharmatau dalam mendukung kelancaran tugas-tugas pemeliharaan pesawat dan peralatan di lingkungan TNI AU.
Baca Juga: Satgas Yonif 6 Marinir Gelar Program Papua Pintar untuk Anak-Anak Sekolah Dasar
"Penghargaan ini adalah simbol kehormatan atas jasa dan komitmen yang luar biasa," ujar Oki, dikutip dari akun instagram @koharmatau04, Sabtu (12/10).
Oki berharap agar penghargaan ini menjadi motivasi bagi para penerima brevet untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga kualitas pemeliharaan aset TNI AU.
"Semoga semangat ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan demi kemajuan Koharmatau," tambahnya.
Baca Juga: Aksi Heroik Para Babinsa Padamkan Kebakaran di SPBU
Adapun kelima personel penerima brevet kualifikasi teknik tersebut adalah Direktur Pemeliharaan Komunikasi dan Elektronika (Dirharkomlek) Handoko Ivan Haryanto; Direktur Materiel (Dirmat) Kolonel Kal Dani Herdiana.
Kemudian ada Staf Ahli Sahli Bidang, Kolonel Lek Deden Lukman; Kepala Keuangan (Kaku) Kolonel Adm Munzir; serta Kepala Penerangan (Kapen) Koharmatau, Kolonel Sus Rifaid. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































