Sebanyak 43 Prajurit Wanita TNI AD Lulus Standarisasi Cakra, Digembleng Sebulan di Jatiluhur

Jakarta, IDM – Sebanyak 43 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) lulus standarisasi prajurit Kostrad Cakra XV TA 2024. Mereka digembleng selama sebulan di Subdenharrahlat, Jatiluhur, Jawa Barat.
Kepala Penerangan Kostrad (Kapen Kostrad) Kolonel Inf Hendhi Yustian Danang Suta kepada Indonesia Defense Megazine, Selasa, (17/12) menyebut total ada 450 prajurit di satuan jajaran Kostrad yang lulus termasuk diantaranya 62 prajurit Perwira Menengah (Pamen).
Baca Juga: TNI AL Siapkan KRI Angkut Pemudik Nataru 2024/2025 secara Gratis
"Latihan standardisasi prajurit Kostrad dilaksanakan dalam rangka membentuk prajurit-prajurit Kostrad untuk memiliki sikap disiplin tinggi dan mempunyai fisik yang prima, serta menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan, sebagai wahana untuk memupuk jiwa korsa dan kebersamaan, dengan menyiapkan kemampuan yang handal untuk melaksanakan segala macam bentuk penugasan, baik dalam negeri maupun luar negeri," kata Hendhi.

Setelah dinyatakan lulus para prajurit ini mendapatkan penyematan brevet Cakra, pemasangan baret hijau Kostrad yang diberikan langsung Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan dalam acara penutupan, Jumat, (13/12) lalu.

Hasan menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada para prajurit yang telah menyelesaikan latihan ini. "Selamat datang dan selamat bergabung sebagai warga prajurit Cakra Kostrad," ucap Hasan.
Baca Juga: KSAL: Butuh Banyak Pembangunan Kapal Patroli Cepat dari Galangan Lokal
Lebih lanjut Hasan menegaskan bahwa penyematan Brevet Cakra ini bukan sekadar simbol, melainkan sumber motivasi untuk terus menampilkan karya terbaik dan sikap teladan.
“Brevet ini adalah wujud pengakuan atas latihan dan penggemblengan selama satu bulan penuh, untuk mencapai kualifikasi khusus yang sangat dibutuhkan oleh setiap prajurit Kostrad,” katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































